
Pada minggu, 7 Februari kemarin, saya dan teman-teman menjadi relawan dalam acara pengobatan gratis di Goa Maria Kerep Ambarawa dalam rangka hari sakit nasional yang jatuh pada hari itu. Kami terdiri dari 13 siswa dan 3 orang guru yang mendampingi kami.
Kami berangkat ke Goa Maria sekitar pukul 08.00 dari tempat berkumpul kami yaitu di sekolah, cuaca yang cukup cerah pada pagi itu membuat kami bersemangat, perjalanan dari sekolah ke lokasi ditempuh dengan waktu kurang lebih satu jam.Sesampainya di lokasi pembagian tugaspun dimulai. Pembagaian dibagi menurut tugas masing-masing siswa ada yang bertugas menulis etiket, meracik obat dan ada yang menjadi seksi wira-wiri(mengambil resep dan mengantarkan obat ke tempat antrian). Obat yang ada terdiri dari obat luar (misalnya: salep , erlamycetin tetes telinga dan tetes mata, obat kompres,obat jerawat dll.) dan obat dalam (antibiotik, obat jantung, obat
saluran pernafasan vitamin, obat batuk dll).
Sekitar pukul 09.00 acara dimulai, resep mulai berdatangan dan kami mulai bekerja. Kebamyakan resep yang di terima berisi obat batuk vitamin , nyeri otot dan obat untuk penyakit yang umum berada disekitar kita, tapi ada satu resep yang membuat saya dan teman saya terpingkal-pinkal yaitu obat yang keluhannya impotensi.pasien yang berobat disana mayoritas berumur 40 tahun keatas dan berdomisili di sekitar lokasi pengobatan gratis tetapi ada pula yang berasal dari luar daerah (Banyumanik, Salatiga dan Semarang ).
Tidak terasa jam 12.00 pun tiba pasien yang datang waktu itu mencapai 700 pasien, panitia kemudian menyuruh kami agar makan terlebih dahulu. Hidangannya lumayan enak yaitu soto dengan lauk perkedel dan tempe goreng ditemani dengan segelas teh hangat, setelah makan kami kenbali bertugas.
Pukul 16.30 pekerjaan kami sudah selesai, setelah dilihat ternyata pasien yang datang berjumalh sekitar 1.200 pasien, wau jumalah yang banyak ya ternyata, kaki saya sampai pegal-pegal melayani pasien sebayak itu. Akhirnya dengan badan yang sudah capek kami bergegas pulang ke Semarang lagi Pukul 16.45 kami sampai ke sekolah dan pulang ke rumah masing-masing.
Hal yang paling saya senangi dari acara diatas adalah karena pada hari seninnya saya dan teman-teman mendapatkan uang lelah yang jumlahnya cukup lumayan yaa untuk jajan dan ditabung, tetapi dalam pengobatan gratis kemarin ada saran yang mungkin bisa ditambahkan untuk pengadaan tahun depan yaitu jumlah obat yang banyak dipakai agar lebih diperhitungkan agar pasien yang datang terlalu sore dapat mendapatkan obat yang diinginkan karena biasanya pada jam-jam terakhir obatnya sudah banyak yang habis.
No comments:
Post a Comment